Curug Penganten


Jika anda pernah berlibur ke curug jenggala, maka sempatkanlah untuk melanjutkan perjalanan ke curug penganten, yah benar sekali curug ini masih satu kawasan lingkup di hutan alam kalipagu tepatnya di jalur pendakian lereng gunung slamet via kalipagu.

Untuk menuju ke curug ini, anda harus berjalan kaki selama kurang lebihnya 1 jam perjalanan untuk laki-laki dewasa, dan untuk perempuan mungkin akan sedikit lebih karena fisik yang tidak sama apalagi untuk perjalanan jauh.

Artinya jika kamu mau ke curug ini, kamu harus siap capek, siap basah, dan siap-siap untuk mendapat cerita pengalaman yang seru pokoknya. Namun jika cuaca mendung terlihat akan hujan mending urungkan niat anda.

  • Track Akses Perjalanan



Dari lokasi selfie deck love curug jenggala kamu naik terus ke utara, jika bingung tanya petugas setempat yang berjaga, sebelum berangkat pastikan cuaca cerah tidak mendung/ berkabut, dan jangan lupa membawa bekal secukupnya, karena tidak ada orang jualan disana.

Rute pertama anda akan melewati jembatan yang ada diatas persis curug jenggala, kemudian setelah itu anda akan memasuki area kebun bambu, disini siap-siap donor darah karena banyak nyamuk kelaparan.

Jika anda sudah bertemu dengan pemandangan curug cipokol, berarti perjalanan tinggal sekitar 40 puluh menit lagi, disini kamu dapat istirahat sebentar sambil makan/ minum bahkan foto-foto. Lanjut perjalanan siap-siap diperlukan kesabaran ekstra, karena track selanjutnya akan menguras tenaga karena nanjak terus.

Tidak jauh setelah anda berjalan dengan kecepatan sedang makan anda akan menemukan sungai besar, untuk teman-teman selalu ingat rekan yang ada dibelakang, saling menjaga dan mengiatkan satu sama lain, karena untuk menyeberang sungai ini tidak ada jembatan, hanya menyusuri batu yang kadang licin juga.

Setelah anda melewati aliran sungai kecil dan banyak pohon pisang maka anda hampir sampai di lokasi. Untuk menuju ke depan curug sebaiknya anda menggunakan jalur atas, yang bisanya jalur bawah agak susah untuk di jangkau karena langsung menyelusuri sungai besar.

Share:

No comments:

Post a Comment

Ikuti Saya

Blog Archive