Estimasi Waktu dan Kondisi Jalur Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng



Gunung Prau Merupakan sebuah bukit yang terletak di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya pada tiga perbatasan Kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Batang, Jawa Tengah Indonesia.

Memiliki puncak dengan ketinggian 2590 MDPL gunung ini cocok digunakan bagi anda pendaki pemula. Karena hanya memiliki jarak tempuh dari bascamp menuju ke sunrice camp yaitu 3 jam perjalanan saja.

Nah, bagi anda yang ingin berlibur atau menghabiskan waktu anda menikmati keindahan alam terutama menikmati penampakan pemandangan dari Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Kembang, Gunung Merapi, dan Gunung Merbabu, maka Gunung Prau merupakan destinasi yang tepat bagi Anda.

Pada kesempatan kali ini admin akan berbagi pengalaman ketika mendaki Ke Gunung Prau via Patak Banteng yang merupakan jalur paling favorit digunakan oleh para pencinta alam, jadi jangan kaget apabila anda menggunakan jalur ini saat wekend maka susana akan sangat ramai kaya di pasar.

Patakbanteng sendiri terletak pada sebuah desa yang di kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada di samping jalan besar utama antara gerbang dieng plateau menuju ke kawasan wisata Candi Arjuna.

Lokasi parkir kendaraan juga cukup luas, namun jika anda datang ke basecamp patak banteng ini teralalu malam, maka kendaraan anda akan ditempatkan pada lapangan sepak bola di seberang jalan basecamp. Tetap anda harus tenang saja, karena kendaraan akan aman kok.

Nah, pertama Anda harus mengurus biaya administrasinya sebelum melakukan pendakian adalah sebagai berikut.
No
Administrasi
Satuan
Biaya
1
Parkir Mobil
Unit
 Rp  25.000
2
Parkir Motor
Unit
 Rp    5.000
3
Tiketing
Orang
 Rp  10.000
4
Perawatan
Rombongan
 Rp  10.000
Setelah semua administrasi sudah selesai semua, maka langsung saja untuk perjalanan ke puncak. Perjalanan dari basecamp ke puncak bagi orang yang sudah mendaki memang akan terasa ringan karena hanya membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam saja.

Namun, apabila anda seorang pendaki pemula maka jangan kaget dengan track yang nantinya akan dilewati. Nah, untuk lebih jelasnya simaklah ulasan berikut ini.

Basecamp – Pos 1
Pendakian dari basecamp menuju pos 1 memang sebenarnya tidak terlalu jauh, dan kondisi jalannya sangat bersahabat. Pertama anda akan melintasi rumah dari penduduk sekitar dengan track anak tangganya yang cukup tinggi, cocok untuk pemanasan, setelah itu anda kemudian akan melintasi perkebunan warga.

Rentang 15 menit anda akan bertemu jalan setapak yang cukup jauh dan tinggi, disini anda perlu waspada, karena jalan ini merupakan lalu lintas utama warga menuju ke ladang perkebunan, jadi dengan kondisi yang menanjak maka diperlukan kecepatan tinggi sebuah kendaraan sepeda motor untuk melintasinya.

Sebagai tamu sebaiknya kita berjalan tidak memenuhi jalan (jalan teratur satu baris), dan usahakan untuk selalu waspada terkadang ada kendaraan yang tiba-tiba muncul.

Jika ada sudah sampai ujung dari jalan setapak tersebut maka anda akan bertemu di selter pos 1, disana anda wajib melaporkan tiketing yang sudah dibeli, dan konfirmasi bahwa telah menaati barang bawaan yang dilarang dibawa ke puncak seperti, tisu basah, korek api, petasan, dan lain sebagainya.

Pos 1 (Sikut Dewo) – Pos 2 (Cangal Walangan)
Lanjut perjalanan pos 1 menuju pos 2, yang perlu disiapkan adalah tenaga yang ekstra karena track-nya cukup membuat nafas anda kembang kempis. Kondisi jalan yang menanjak dan banyak alur yang susah dilewati membuat anda perlu berhati-hati disini, apalagi saat turunnya.

Namun, tenang saja terdapat alat bantu kawat di sebelah pinggiran yang dapat digunakan oleh anda untuk mempermudah saat anda melewati jalan yang menanjak ini. Pada jalan menuju pos 2 ini juga terdapat beberapa warung yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak.

Pos 2 (Cangal Walangan) – Pos 3 (Cacingan)

Agar sampai ke pos 3 maka sebaiknya anda tidak usah terlalu buru-buru, karena jalur yang akan anda lewati kondisinya semakin menanjak terus dan kadang licin. Tetapi banyak terdapat pohon-pohon di kanan maupun kiri yang membuat para pendaki tidak terlalu kepanasan saat melintasinya.

Kondisi jalan di jalur ini cukup terjal, bayak bebatuan dan akar pohon yang sangat susah untuk dipijak, apalagi jika kondisi sedang hujan maka akan sangat licin. Jadi sebaiknya anda harus mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Pos 3 (Cacingan) – Pos 4 (Sunrice Camp)
Kondisi jalan dari pos 3 menuju sunrice camp sebenarnya hampir sama kondisinya saat Anda melintasi pos 2 menuju pos 3, namun jika dibandingkan dengan perjalanan menuju pos 3, jalanan menuju ke sunrice camp lebih sangat menanjak dan lebih miring.

Namun, beberapa sebagian kondisi jalan sudah ada yang ditata rapi dengan batu dan semen yang berupa anak tangga. Yang disini akan sangat membantu anda saat perjalanan.

Pos 4 (Sunrice Camp) – Puncak

Sunrice camp merupakan lokasi terbaik untuk anda mendirikan tenda, bahkan kebanyakan orang juga saat ke Gunung Prau hanya sampai pada titik ini saja. Namun, jika Anda ingin menuju ke puncak maka anda harus melewati padang sabana teletubies yang akan memakan waktu hingga satu jam perjalanan.

Tidak seperti puncak pada umumnya seperti pada gunung berapi, puncak pada Gunung Prau hanya tampak seperti gundukan bukit yang tidak seterkenal sunrice camp. Untuk lebih jelasnya berikut adalah kesimpulan es-timasi jarak waktu pendakian Gunung Prau via Bambangan.
No
Jarak
Waktu
Satuan
1
Base Camp - Pos 1
20
Menit
2
Pos 1 - Pos 2
45
Menit
3
Pos 2 - Pos 3
45
Menit
4
Pos 3 - Sunrice Camp
30
Menit
5
Sunrice Camp -Puncak
1
Jam

Share:

No comments:

Post a Comment

Ikuti Saya

Blog Archive